Banjarmasin, 12–13 Februari 2026 — Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan Assessment Lapangan Akreditasi Internasional ACQUIN pada tanggal 12–13 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses akreditasi internasional sebagai bagian dari upaya Jurusan Pendidikan Geografi dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan serta memperkuat pengakuan terhadap kualitas program studi di tingkat internasional.
Assessment Lapangan dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari proses pengajuan akreditasi internasional kepada ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute). Kegiatan ini menjadi momentum bagi Jurusan Pendidikan Geografi untuk menunjukkan implementasi berbagai standar mutu akademik, tata kelola, sumber daya manusia, pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan dan fasilitas pendukung pendidikan yang telah dikembangkan.
Pelaksanaan assessment melibatkan tim asesor ACQUIN, pimpinan fakultas dan universitas, pengelola Jurusan Pendidikan Geografi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pemangku kepentingan. Dalam prosesnya, tim asesor melakukan serangkaian kegiatan berupa wawancara dan diskusi dengan berbagai pihak, penelaahan dokumen, serta verifikasi terhadap kondisi dan pelaksanaan kegiatan akademik maupun nonakademik di lingkungan Jurusan Pendidikan Geografi.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung secara intensif melalui sesi pertemuan dengan berbagai unsur yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan. Tim asesor memperoleh informasi secara langsung mengenai visi dan misi, kurikulum, proses pembelajaran, sistem penjaminan mutu, pengelolaan sumber daya, kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, layanan mahasiswa, serta berbagai program pengembangan yang dilaksanakan oleh Jurusan Pendidikan Geografi.
Selain melakukan wawancara dan verifikasi dokumen, tim asesor juga melakukan peninjauan terhadap sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran. Peninjauan tersebut menjadi bagian penting untuk melihat kesesuaian antara dokumen yang disampaikan dalam proses akreditasi dengan kondisi dan implementasi yang berlangsung di lingkungan FKIP ULM, khususnya pada Jurusan Pendidikan Geografi.
Ketua Jurusan Pendidikan Geografi FKIP ULM menyampaikan bahwa pelaksanaan Assessment Lapangan ACQUIN merupakan hasil dari proses persiapan dan kerja sama berbagai pihak. Persiapan akreditasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola program studi, tetapi melibatkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta berbagai unit pendukung di lingkungan universitas.
Proses akreditasi internasional ini juga menjadi bagian dari komitmen Jurusan Pendidikan Geografi untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Melalui proses assessment, berbagai praktik baik yang telah dilaksanakan dapat dievaluasi, sekaligus menjadi dasar untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu dikembangkan.
Pelaksanaan Assessment Lapangan ACQUIN pada 12–13 Februari 2026 berlangsung dengan lancar dan menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan pengembangan mutu Jurusan Pendidikan Geografi FKIP ULM. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif bagi pengembangan penyelenggaraan pendidikan, sekaligus memperkuat budaya mutu dan tata kelola akademik yang berorientasi pada standar internasional.
Dengan terlaksananya Assessment Lapangan ACQUIN, Jurusan Pendidikan Geografi FKIP ULM menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat relevansi lulusan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, serta mengembangkan lingkungan akademik yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Proses akreditasi internasional ini diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Jurusan Pendidikan Geografi dalam mewujudkan pendidikan geografi yang berkualitas, berdaya saing, dan memiliki pengakuan pada tingkat internasional.