Banjarmasin, 18 April 2026 — Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan kegiatan Field Trip for Sustainability dengan tema “Pengelolaan Lahan Basah Berkelanjutan” di kawasan Pulau Kembang, Kabupaten Barito Kuala, pada Sabtu, 18 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran lapangan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman secara langsung dalam mengamati karakteristik dan dinamika ekosistem lahan basah. Sebagai wilayah yang memiliki keterkaitan erat dengan lingkungan perairan dan ekosistem lahan basah, Pulau Kembang menjadi lokasi yang relevan untuk mempelajari berbagai aspek pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan field trip, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga diajak untuk mengamati kondisi lingkungan secara langsung. Pengamatan lapangan menjadi sarana untuk mengidentifikasi karakteristik fisik lingkungan, kondisi vegetasi, keanekaragaman hayati, serta berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pemanfaatan kawasan.

Tema Pengelolaan Lahan Basah Berkelanjutan diangkat untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya lingkungan dan upaya konservasi. Lahan basah memiliki fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi yang penting sehingga pengelolaannya memerlukan pendekatan yang mempertimbangkan keberlanjutan ekosistem dan kepentingan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan berbagai aktivitas pembelajaran lapangan melalui observasi lingkungan dan diskusi mengenai kondisi kawasan. Kegiatan tersebut mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam mengidentifikasi permasalahan lingkungan serta memahami keterkaitan antara kondisi fisik wilayah dengan aktivitas manusia.

Field trip juga menjadi media pembelajaran kontekstual yang memungkinkan mahasiswa mengintegrasikan berbagai konsep geografi, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan, ekosistem lahan basah, konservasi, dan pembangunan berkelanjutan. Pengalaman langsung di lapangan diharapkan dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam melakukan analisis terhadap suatu wilayah berdasarkan kondisi aktual.

Selain aspek akademik, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan. Pemahaman mengenai fungsi dan nilai strategis lahan basah diharapkan dapat membentuk kesadaran untuk turut menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab.

Kegiatan Field Trip for Sustainability di Pulau Kembang menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan pengalaman nyata di lapangan. Kegiatan tersebut sekaligus mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa Pendidikan Geografi agar mampu memahami berbagai persoalan kewilayahan dan lingkungan secara komprehensif.

Melalui kegiatan “Pengelolaan Lahan Basah Berkelanjutan”, Jurusan Pendidikan Geografi FKIP ULM terus mendorong pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa dalam mengamati, menganalisis, dan merespons berbagai persoalan lingkungan di lapangan.

Pelaksanaan field trip di Pulau Kembang diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa sekaligus memperkuat komitmen Jurusan Pendidikan Geografi dalam mendukung pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan dan pelestarian lingkungan lahan basah, khususnya di Kalimantan Selatan.